Pramuka Jabar Terjunkan 1.657 Pengawas Partisipatif Pemilu 2019

Pramuka Jawa Barat terjunkan 1.657 anggota sebagai Pemantau Pemilu dalam fungsinya sebagai bagian dari Pengawasan Partisipatif di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Sebelumnya Ketua Kwarda Pramuka Jawa Barat, Dede Yusuf menuturkan, para anggota Pramuka Jawa barat akan dilibatkan sebagai pengawas partisipatif pada pemilu 2019 bersama Bawaslu Jawa Barat.

“Perihal tersebut, kami dari pihak Kwarda Pramuka Jawa Barat, sudah membuat MOU dengan Bawaslu RI dan Bawaslu Jabar,” ujar Dede Yusuf, saat ditemui seusai upacara HUT Pramuka ke-56, Sabtu (9/9/2017).

Dede mengatakan, pada Pilkada 2016 kemaren sudah dilakukan, yakni sekitar ratusan anggota Pramuka sudah ikut andil.

Pada Pemilu kali ini, Ketua Lembaga Pemantau Pramuka Saka Adhyasta Pemilu, Adang Durahman menyebutkan, “Dari empat lembaga pemantau yang terdaftar di Jabar, Pramuka menjadi pemantau terbesar.”

Berbeda dengan lembaga pemantau lain, Pramuka punya misi plus. yakni sikap kerelawanan dengan membantu pemilih jompo dan warga disabilitas untuk mengantar ke TPS. Fokus pemantauan Pramuka lewat Saka Adhyasta Pemilu adalah pungut dan hitung suara pada hari coblosan.

“Ada instrumen yang harus diisi setiap Pramuka yang jadi pemantau di TPS. Pramuka harus melaporkan setiap temuan di formulir pemantauan yang telah disiapkan,” lanjut Kak Adang ketika dijumpai usai penyerahan Sertifikat Lembaga Pemantau Pemilu dari Ketua Bawaslu Jabar di Kantor  Bawaslu Jabar, Jalan Turangga, Bandung Senin sore (15/04/2019).

Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah, S.TP merasa bersyukur  dengan keterlibatan Pramuka Jabar sebagai pemantau. “Ini sangat membantu dan meringankan tugas Bawaslu dalam pengawasan partisipatif oleh masyarakat.” Tegasnya. Bawaslu bangga karena Pramuka menjadi komponen masyarakat sipil dalam ikut serta mengawasi Pemilu agar jujur, adil, bersih, dan berintegritas. “Sikap kerelawanan Pramuka selama ini sudah teruji. Pramuka memang harus bergerak, harus move termasuk ikut menjadi Pengawas Partisipatif Pemilu,” pungkas Abdullah. (Pubdokinfo Pramuka Jabar).

Related Posts