Dede Yusuf Sebut Unboxing Motor Ducati Membuat Negara Malu

Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf menilai oknum penyelenggara lokal yang membuka kargo motor milik Tim Ducati di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah sebuah sikap yang membuat malu negara.

”Enggak bener ini, kalau demi konten dan subscriber memaksa milik orang lain diambil. Bahkan memalukan bagi negara kita yang jadi tuan rumah,” kata Dede Yusuf kepada wartawan, Jumat (12/11).

Dia pun meminta para penyelenggara lokal yang terlibat unboxing ilegal kargo tim Ducati itu tidak hanya dipecat, namun juga dihukum.

”Saya minta agar orang ini bukan hanya dipecat, tapi juga ada sanksi lain yang sifatnya hukuman, sehingga menjadi catatan agar kondisi serupa tidak terjadi pada pembuat konten lain,” tegas Dede.

Kepada berbagai pihak yang mewakili pemerintah Indonesia, seperti Kemendikbudristek, Kemenparekraf, serta Kemenpora, pun diminta untuk memastikan agar kejadian serupa tak terulang. ”Tentu sebagai tuan rumah, Indonesia harus memberikan keyakinan kepada delegasi luar bahwa ini tidak akan terjadi lagi,” ujar Dede.

Sebelumnya diketahui Tim Ducati marah besar karena kargo motor milik mereka di Mandalika dibuka secara ilegal. Hal itu diketahui setelah Media asing Speedweek mengabarkan peti pengiriman motor milik Ducati itu dibuka pekerja trek dari penyelenggara lokal Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Atas kejadian itu, Direktur eksekutif SBK Gregorio Lavilla meminta maaf. Dia mengatakan bahwa pekerja yang membuka kargo tim Ducati tersebut sudah dipecat.